Kamis, 13 Oktober 2011

Perangkat - perangkat Jaringan Lokal dan Internet

Perangkat - perangkat jaringan lokal dan internet meliputi :
1. Kabel
Kabel berfungsi untuk menhubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Kabel yang digunakan memiliki kemampuan atau spesifikasi yang berbeda. Pada umumnya, ada dua jenis atau dua tipe kabel yang digunakan untuk jaringan, yaitu twisted pair yang terdiri dari UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair) serta kabel koaksial yang terdiri dari thick coaxial dan thin coaxial.

Kabel
                                                    
2. Modem
Modulator demodulator (modem) berfungsi mengubah gelombang analog menjadi sinyal digital dan sebaliknya mengubah sinyal digital menjadi gelombang analog dari kabel telepon sehingga komputer dapat terkoneksi dengan internet. Personal Computer (PC) biasanya menggunakan modem dial-up yang dihubungkan dengan line telepon. Secara fisik, modem dial-up  dibagi dua, yaitu modem internal yang dipasang di dalam komputer pada slot ekspansi yang tersedia dan modem eksternal yang dipasang dengan menggunakan kabel communication atau serial. Kecepatan modem dihitung dalam kbps (kilobit per second). Modem internal memiliki kecepatan untuk mendownload informasi 56 kbps. Selain modem dial-up terdapat pula modem ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Line). Modem ADSL memiliki kecepatan yang tinggi, dikembangkan dengan teknologi Discrete MultiTone (DMT). Dalam mengakses Internet, ADSL dapat menggunakan line telepon. Pengguna ADSL diharuskan mendaftar terlebih dahulu ke ISP (Internet Service Provider). Kecepatan modem dial-up bervariasi antara 300 bps hingga 56 kbps, tetapi pada umumnya berkisr antara 14,4 hingga 56,6 kbps. Makin tinggi kecepatannya maka akan mempersingkat waktu koneksi hingga menghemat biaya pulsa telepon.
Modem Internal
Modem Eksternal


 3. Repeater
Repeater adalah sebuah stasiun untuk menerima sinyal yang masuk dan mengirim kembali pada frekuensi yang berbeda. Tujuannya adalah memperluas jangkauan operasi dari stasiun bergerak atau stasiun di daerah rendah atau terpencil dimana komunikasi simplex biasanya tidak mungkin dan juga dapat digunakan sebagai channel kontak panggilan sebelum beralih ke frekuensi simplex. Repeater bisa dihubungkan secara seri agar lebih luas jangkauannya yang dapat dibuat dengan link pemancar dan penerima dan juga melalui telepon atau koneksi internet. Kebanyakan repeater menggunakan FM, dirancang untuk voice operation. Ada juga repeater untuk mode lain seperti radio paket, SSTV dan ATV serta repeater yang menggunakan suara digital seperti D-star.


Repeater




4. Router
Router berfungsi menghubungkan jaringan LAN dengan Internet dalam merutekan transmisi antara keduanya dengan mentransmisikan informasi dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Kelebihan router ialah kemampuan mencari jalur yang terbaik dalam mentransmisikan pesan atau data dari alamat asal ke alamat tujuan. Router juga dapat menarik data dari sisi yang sibuk sampai sisi itu tidak sibuk lagi. Router dapat mengatur jalur sinyal secara efisien, mengatur pesan di antara dua buah protokol, serta mengatur pesan yang melewati kabel serat optik, kabel koaksial dan kabel twisted pair.
Router

Kamis, 22 September 2011

Sejarah Internet

Jaringan internet adalah rangkaian komputer yang terhubung menerusi beberapa rangkaian. Internet adalah sistem komputer umum, yang saling terhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian jaringan yang terbesar dinamakan internet. Cara menghubungkan rangkaian ini dinamakan internetworking.
Pada awalnya, internet berasal dari sebuah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer yang dihubungkan dengan kabel yang membentuk sebuah jaringan (network). Pertama kali tahun 1969, internet dikembangkan dengan nama ARPAnet (Advanced Research Projects Agency) oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. ARPAnet dibangun dengan tujuan membuat jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang diperkirakan rawan untuk dihancurkan bila terjadi peperangan. Apabila satu bagian dari jaringan terputus, jalur yang melalui jaringan tersebut secara otomatis dipindahkan ke jalur lainnya.
Pada tahun 1977, lebih dari seratus komputer mini dan mainframe terkoneksi ke ARPAnet yang sebagian besar berada di universitas. Hubungan komputer ini dimanfaatkan oleh dosen-dosen dan mahasiswa untuk berbagi informasi tanpa meninggalkan komputer. Pada awal 1980-an, ARPAnet dibagi menjadi dua jaringan, yaitu ARPAnet dan Milnet. Milnet merupakan jaringan militer, di mana keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi tetap dapat berjalan. Jaringan interkoneksi ini disebut dengan DARPA Internet, tetapi selanjutnya hanya disebut Internet. Internet hanya bisa diakses dengan komputer mini dan mainframe. Setelah dibukanya layanan Usenet dan Bitnet, Internet dapat diakses melalui Personal Computer (PC). Protokol yang digunakan adalah TCP/IP dengan penggunaan DNS (Domain Name System).
Pada tahun 1986, dibentuk NSFNET (National Science Foundation Network). NSFNET mulai menggantikan ARPAnet. Pada bulan Maret tahun 1990 ARPAnet dibubarkan. Pada masa NSFNET, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Saat ini, terdapat lebih dari 4.000.000 host Internet di seluruh dunia. Sejak tahun 1988, Internet tumbuh secara cepat dan berlipat ganda setiap tahunnya.